Memanfaatkan Ayam Kampung untuk Berbisnis - Bagi Anda yang mencari bisnis sederhana dengan mendapatkan keuntungan luar biasa, cobalah untuk beternak ayam kampung.

Agar bisnis ternak ayam kampung bisa dicatat pembukuannya, simak yuk artikel berikut dan maksimalkan dengan aplikasi Finansialku yang siap membantu penghitungan secara praktis.

Memanfaatkan Ayam Kampung untuk Berbisnis

Ayam kampung adalah salah satu jenis unggas yang berkeliaran dengan bebas dan banyak dipelihara oleh masyarakat di kampung-kampung, sehingga dinamakan ayam kampung.
Ayam kampung tersebar di seluruh wilayah Indonesia, khususnya rumah-rumah warga yang memiliki cukup lahan untuk memelihara ayam kampung.

Ternak ayam kampung bukan menjadi hal yang baru.

Sejak dulu, banyak orang yang telah beternak ayam kampung dengan caranya yang masih sangat tradisional.
Ayam kampung bisa berkembang dengan baik dengan mandiri, karena mereka hidup dengan bebas, serta memakan makanan sehat yang bisa mereka pilih sendiri di lingkungan sekitar.
Namun, bagaimana jadinya jika beternak ayam kampung tanpa memiliki lahan yang memadai dan sesuai untuk tempat bermain dan berkembang biak yang sesuai?

Perhitungan Bisnis Ternak Ayam Kampung

Ada baiknya sebelum beternak ayam Anda melakukan perencanaan atau perhitungan modal awal untuk meminimalisasi terjadinya kesalahan dan kerugian.
Buatlah asumsi-asumsi awal yang memprediksikan total dana yang dibutuhkan untuk memelihara ternak ayam.
Selain itu, pahami berbagai faktor yang menghambat dan mendorong kenaikan bisnis ternak ayam Anda.
Apabila bisnis tidak berjalan dengan lancar karena terdapat kesalahan proses penghitungan, makan akan sangat disayangkan melihat besarnya keuntungan ternak ayam kampung. 
Jika Anda merupakan pemula yang mencari perhitungan praktis maka hitunglah keuangan bisnis ternak Anda menggunakan aplikasi Finansialku.
Sebelum itu, Anda juga dapat membuat asumsi-asumsi tentang gambaran biaya yang dihabiskan untuk ternak ayam kampung.
Berikut ini adalah asumsi perhitungan biaya usaha ternak ayam kampung yang bisa Anda persiapkan ketika memulai usaha tersebut.
  • Ayam kampung dengan jenis super.
  • Populasi sekitar 550 ekor.
  • Masa panen sekitar 2 bulan.
  • Bobot panen sekitar 800 gram.
  • Tingkat kematian sebesar 2%.
  • Biaya lain-lain.
Anggap saja harga bibit ayam kampung jenis super sebesar 8000 x 550 ekor ayam kampung, hasilnya adalah modal awal membeli bibit ayam sebesar Rp4.400.000.
Kemudian biaya pakan sekitar Rp6.000.000, obat dan vitamin Rp300.000, kandang dengan lahan sendiri atau sewa Rp3.000.000, peralatan makan dan minum ayam kampung sekitar Rp600.000.
Kebutuhan berikutnya adalah harga pemanas sekitar Rp800.000, kemudian terpal sebesar Rp400.000, biaya lain-lain untuk memenuhi kebutuhan mendadak sebesar Rp1.000.000.
Total biaya operasional seluruhnya adalah Rp13.200.000.
Keuntungan dari hasil panen ayam bisa Anda hitung sesuai dengan anggaran yang telah disediakan untuk bisnis ternak ayam kampung yang Anda jalani.
Axact

BAJA RINGAN

Sebuah sistem rangka atap baja ringan berteknologi tinggi hasil pengembangan teknologi industri konstruksi yang tak berkesudahan dengan jaminan kekuatan dan kelayakan struktur yang sesuai dengan standar-standar keamanan konstruksi yang ada.

Post A Comment:

0 comments: